Jumat, 20 April 2018

Rancangan Separator Well Type Horizontal


BAB 1
PEMBAHASAN
·        Latar Belakang
·         Sulitnya akses minyak
Dari semua faktor itu yang paling krusial adalah sulitnya daerah penghasil mendapat akses lifting. Lifting adalah jumlah minyak mentah atau gas bumi yang dijual atau dibagi di titik penyerahan. Padahal di sinilah kunci dari semua ketidakjelasan selama ini. Ini diakui oleh Aji Sofyan Effendi, tim ahli JR Kaltim. Kementerian SDM dan BP Migas yang melakukan pemantauan produksi, menurut penuturan para pejabat daerah, sangat sulit ditembus. Cari data melalui Biro Pusat Statistik (BPS) pun tak tertera. Mau meminta data langsung ke perusahaan KPS/SPC seperti Total, Chevron dan lainnya apalagi, jangan mimpi.
·         Pentingnya penguasaan kompetensi
Penguasaan materi mengenai separator sangat penting dikarenakan separator ini berfungsi untuk pemisahan minyak sehingga memudahkan kita dalam menggunakan separator tersebut
·         Memahami alat peraga
Arti separator Separator adalah alat separasi minyak dan gas bumi yang menggunakan prinsip separasi flash pada tekanan dan temperatur tetap. Produksi dari sumur minyak di separator vertikal sedangkan produksi dari sumur gas diproses di separator horizontal. Hal ini karena pada separator horizontal memiliki daerah pemisahan yang lebih luas dan panjang dibanding separator vertical.

·        Tujuan
·         Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman separator minyak dengan pembelajaran mengenai separator minyak yang menggunakan bahan seperti pipa akan meningkatkan pengetahuan serta kreativitas siswa dalam pengembangan alat pengolahan minyak.
·         Meningkatkan keterampilan separator minyak dengan menggunakan pipa dan barang bekas yang mudah didapatkan akan meningkatkan keterampilan siswa dalam pembuatan peralatan pemisah minyak dan pemanfaatan barang bekas.


BAB 2
KAJIAN PUSTAKA
·        Separator Horizontal
Separator Horizontal didalamnya memiliki ukuran luas antara permukaan gas dan cairan yang lebih besar. Setiap permukaan memiliki sekat-sekat sepanjang area pemisah gasnya. Separator jenis ini biasanya lebih sering digunakan terhadap aliran yang memiliki rasio gas terhadap cairan yang lebih tinggi untuk arus yang berbuih.
Pada separator horizontal fluid akan mengalir secara horizontal dan secara bersamaan akan bersinggunagan pada permukaan cairan. Gas akan mengalir di antara penyekat-penyekat dan butiran-butiran cairan melekat pada penyekat dan akan membentuk film dan kemudian mengalir ke area cairan dari separator. Setiap pelat penyekat tersusun di sepanjang bejana secara berdekatan dengan rentang jarang yang sama dengan kemiringan 45 derajat.
Keunggulan dari separator horizontal yaitu pemasangannya yang sangat mudah serta tidak banyak mengambil ruang. Biasanya sepatarator ini dipasangan secara tersusun ke atas untuk dijadikan satu unit pemisahan bertingkat sehingga sangat mengehmat ruang. Selain itu, separator horizontal memiliki cost (biaya) yang lebig murah pada kapasitas yang sama.

·        Fungsi Dan Kegunaan Alat
·         Pipa Paralon
Fungsinya untuk badan atau penutup dari separator.
·         Kran Air
Fungsinya untuk outlet minyak, air, dan gas.
·         Seng (Zeng) yang dilubangi kecil – kecil
Fungsinya untuk  meminimalisir bahan yang baru masuk kedalam separator.
·         Kayu
Fungsinya untuk penyangga separator agar dapat berdiri.
·         Kawat
Fungsinya untuk menyalurkan badan separator dengan penyangga (kayu).

·        Fungsi Masing Masing Bagian (Separator)
·         Pipa Paralon
Fungsinya untuk badan atau penutup dari separator.
·         Kran Air
Fungsinya untuk outlet minyak, air, dan gas.

·         Seng (Zeng) yang dilubangi kecil – kecil
Fungsinya untuk  meminimalisir bahan yang baru masuk kedalam separator.
·         Kayu
Fungsinya untuk penyangga separator agar dapat berdiri.

·         Kawat
Fungsinya untuk menyalurkan badan separator dengan penyangga (kayu).

Bagian-bagian dalam dari separator horizontal pada umumnya yaitu t:
Deflector         : Merupakan sebuah plate yang terletak di dalam separator yang berfungsi untuk memecah aliran yang masuk.
Straightening vanes    : Merupakan plate yang disusun ke atas yang berfungsi untuk menjaga kestabilan permukaan liquid.
Weir    : Sebuah plate / bendungan yang berfungsi untuk memisahkan minyak dari air, dan mencegah masuknya air ke dalam tampungan minyak.
Mist Extractor : Berfungsi untuk mencegah / menangkap minyak atau kondensat yang terikut dalam gas.
Vortex Breaker           : Berfungsi untuk mencegah pusaran pada outlet liquid.
Adapun perlengkapan di luar sparator sebagai berikut:
Inlet : Merupakan tempat masuknya fluida ke dalam separator.
Outlet : Merupakan tempat keluarnya fluida yang telah terseparasi attau terpisahkan, berupa gas outlet, oil outlet, dan water outlet.
Pressure gauge           : Berfungsi sebagai indikator tekanan dalam separator
Thermometer  : Berfungsi sebagai indikator temperature dalam separator.
Level gauge : Berfungsi sebagai indikator level air maupun minyak dalam separator.
Shut Down Valve : Safety device yang dapat mematikan proses jika tekanan melebihi ambang batas yang telah ditentukan.
Level Control Valve    : Valve yang berfungsi mengatur level cairan (oil/water) dengan cara mengatur aliran outlet.
Pressure Control Valve          : Valve yang berfungsi mengatur aliran/tekanan gas dalam separator.
Pressure Safety Valve : Safety device yang berfungsi untuk membuang tekanan gas ketika tekanan dalam separator melebihi batas aman dan PCV sudah tidak dapat mengatasi kelebihan tekanan tersebut (bukaan peuh).
Coreolist Meter           : Untuk menghitung kapasitas/volum minyak yang terproduksi
Chart Recorder              : Untuk menghitung jumlah gas yang terproduksi.
Rupture disk   : safety device berupa plate untuk membuang tekanan gas yang pecah/beroprasi ketika PSV sudah tidak dapat menanggulangi tekanan yang berlebih.
Drain Pipa      : Berfungsi untuk membuang sedimen dalam separator, juga dapat digunakan untuk mengosongkan separator.
Man Hole        : Lubang untuk masuknya orang yang dibuka/digunakan pada waktu-waktu tertentu seperti untuk pembersihan.
Tipe tipe sumur minyak :
Dalam dunia perminyakan, macam-macam sumur terbagi menjadi tiga macam yaitu:
·         Sumur Eksplorasi (Wildcat) merupakan sumur yang dibor pertama kali untuk menentukan keterdapatan minyak dan gas pada lokasi yang masih baru.
·         Sumur Konfirmasi (Confirmation Well), merupakan sumur yang digunakan untuk memastikan apakah hidrokarbonnya cukup untuk dikembangkan. Sumur ini akan dilakukan pemboran di lokasi sekitar sumur eksplorasi.
·         Sumur Pengembangan (Development Well) merupakan sumur yang dibor pada suatu lapangan minyak yang telah ada. Sumur ini memiliki tujuan untuk mengambil hidrokarbon secara maksimal di lapangan yang telah ada.


BAB 3
PEMASANGAN ALAT

          Pada pemasangan alat diuraikan tentang alat – alat dan bahan, serta metode pembuatan.

·         ALAT DAN BAHAN
·         Alat :
·          
·         Paku
·         Palu
·         Gergaji pipa
·         Penggaris
·         Spidol / pylox
·          
·         Bahan :
·          
·         Pipa Paralon
·         Shock
·         Dop
·         Seng
·         Kawat
·         Kran Air
·         Kayu
·         Perekat kran air
·         Lem tembak


·         METODE PEMBUATAN
·         Graji paralon sepanjang 18 cm
·         Lubangi tutup paralon  sesuai ukuran pipa kecil
·         Masukkan pipa kecil ke lubang tutup paralon
·         Pasang tutup paralon ke pipa besar
·         Lubangi bagian bawah  pipa besar
·         Masukkan pipa kecil ke dalam lubang  pipa besar
·         Pasang kran pada pipa kecil yang tadi di masukkan ke dalam pipa besar
·         Lubangi bagian atas pipa besar
·         Masukkan lagi pipa kecil kedalam lubang atas pada pipa besar

BAB 4
PENGERJAAN DAN HASIL
Berikut ini merupakan beberapa dokumentasi dari pekerjaan pembuatan separator kelompok kami yang belum sepenuhnya jadi separator yang dapat digunakan :




 
KESIMPULAN
Kesimpulan kami mengapa lebih memilih separator jenis horizontal yaitu separator Horizontal memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah ia dapat memuat volume gas atau liquid lebih banyak, dapat memisahkan menjadi 3 phase, cocok untuk fluida yang memiliki GOR (gas oil ratio) medium sampai dengan tinggi.
Karena permukaan nya yang lebar dan panjang, hal tersebut menjadi keunggulan sekaligus kelemahan bagi horizontal separator vessel ini. Kelebihannya seperti disebutkan sebelumnya, memiliki kapasitas yang besar sekaligus waktu tunggu (residence time, untuk fluida) yang relative lebih lama. Disamping itu, kelemahannya justru ia jadi makan tempat (akan tetapi berhubung kami hanya menggunakan separator sebagai peraga bukan untuk industri besar, maka hal ini tidak menjadikan suatu masalah yang berarti)

Dolanan Tradisional Gembatan

BAB I
PANDISIKAN

1.1   Latar Belakang
Mboten saget dipungkiri, kahadiranipun barang elektronik ingkang bisa nglakokake apa mawon kalebu dolanan, saking dolanan online nganti offline sanget ndamel dolanan-dolanan ingkang pernah wonten lan kita lakok ake sakniki sampun ngilang mboten nate dimaenake ing lingkungan masyarakat. Kathah para bocah cilik ingkang sampun seneng dolanan game kayata angry bird, pokemon go, coc, lan sapanunggalane katimbang dolanan tradisional kayata gembatan. Alasanipun reno-reno, saking panas ingkang dolanan ing jobo ruangan lan dolanan tradisional sampun mboten jamanipun maneh. Sakjanipun ameh sadoyo mawon dolanan tradisional niku mampu manehi kaluwihan dampak ingkang becik katimbang dolanan game ing telpon pintere.
Salah satunggal dolanan ingkang sampun kasisih saka gadgat lan jarang dimaenake kalihan para bocah sak niki yaiku “Gembatan”. Dolanan kaya opo niki ? dolanan ing dikhususake kagem para arek lanang ? Ya mboten lanang mawon ingkang saget dolanan niki, arek wadon inggih saget dolanan kayata gembatan meniko.

1.2    Rumusan Masalah
Kaedah-kaedah ing dadi rumusan yaiku kayata :
Kaya apa sih dolanan gembatan iku ?
Napa wae alat ingkang dibutuhake kagem dolanan ?
Kepriye cara nglakokake dolanan ?
Punapa wae faedah utawi manfaat ingkang saget di unduh saking dolanan niki ?

1.3  Tujuanipun Panulisan
Tujuanipun saking panulisan makalah niki :
Supados para pelajar utawi masyarakat lainne, saking arek nom utawi arek cilik-cilik ngartos kapriye caranipun dolanan gembatan lan ngartos faedahe saking dolanan kasebut.
Supados para pelajar ngartos lan sadar ingkang dolanan tradisional sakniki sampun mulai ilang saka lingkungan masyarakat terutamanipun para bocah-bocah.

1.4  Faedah Panulisan
Supados saget ngartos lan mugi-mugi saget nglestarekake dolanan tradisional gembatan niki lan nerapake dateng lingkungan.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1    Pengertian Permainan Tradisional Gembatan
Gembatan kalebu dolanan tradisional ingkang lahir saka daerah Jawa Barat khususipun ing daerah Sunda. Dolanan niki biasanipun dimaenake kalihan bocah lanang-lanang. Ananging dolanan niki mboten dikhususake kagem kaum adam mawon, kaum hawa inggih saget maenake dolanan gembatan niki. Sakjanipun dolanan niki nduweni jeneng ingkang bedo-bedo ing saben daerah, kayata ing daerah Pati, Jawa Tengah dolanan niki jenenge Gaprek Kempung. Ing Daerah Sunda ana ingkang nyebut boy-boyan, ana malih ingkang nyebut bebencaran. Lan ing saben daerah liya dolanan niki biasa kasebut Gebokan utawi Gembatan. Suara ingkang ditimbulake menawi bal karet ing digunakake ing dolanan niki ngenani awak utawu anggota tubuh liya saking dolanan niki limbulake suara “Gebok”.
Dolanan ingkang saget dieloni kalihan paling satitik tigo utawi saget luwih, gembatan iki dewe sajenise dolanan kayata bal gedi sakempalan tangan ing jero oleh di isi saka buntelan kertas utawi kain ingkang penting saget mbentuk bal cilik lan ana tumpukan genting pecah minimal 7 tumpukan.

2.1             Alat alat Ingkang Diperluake Kagem Dolanan
Pecahan genteng atau gerabah, pecahan asbes, potongan kayu, atau pacahan batu bata, atau kaleng susu, lan sapanunggale.
Bal plastik, bal tenis utawi ndamel piyambak saking untelan kertas sing dibungkus kresek lan ditali ngagem tali karet.

1.3 Panggon Dolanan
Ing dolanan gembatan niki, biasanipun dilakukake ing panggonan ingkang jembar, kayata lapangan.
2.1    Caranipun Dolanan
Dolanan diawiti saka nglakokake HomPimPa, ingkang kalah dadi sing bagian nyusun pecahan genting lan sing menang dadi ingkang nguncal bal saking jarak 3 meter.
Ingkang sing tugas dados nguncal pecahan genting iku nganti ambrok lan ingkang sampun ambrok sedaya, pihak ingkang njaga (kalah) lan kudu nguber pihak sing nguncal (menang), kelompok sing bagian nguncal kudu ngindar saka uncalan kasebut, lan sing diuber (menang) kudu nata manih pecahan genting ingkang sampun deweke ambrokne ngantik ngadek kasusun malih.

Dolanan sampun cekap ingkang sampun wanten sing bagian nguncal ngadekaken susunan genting menika kanti utuh manih, lan saget ngindari uncalan bal saking penjaga, kanti skor 1 – 0 kagem penguncal

2.1     Faedahipun Dolanan
Kagem nglatih gerakan yaiku wonten 4 gerak awal ingkang ana ing dolanan gembatan yaiku : mlayu, nglindingake bal, nguncal bal, lan nembak bal
Kapingenipun saget nglatih kreatifitas saking mikir lan saget ningkatake semangat lan  motivasi ingkang nglakokake dolanan.
Saget nglatih sportifitas lan kerja sama para pemaen


BAB III
    PANUTUP
3.1  Kesimpulan
  Dolanan gembatan katah manfaat lan faedahipun ingkang sing nglakoni khususipun kalihan bocah-bocah yaiku nglatih obah lan kreatifita. Dolanan niki sampun dilalekake kalihan para bocah sebab rata-rata bocah sakniki dolanan kalih gadgat piyambak- piyambak.

Waspadai Perbuatan Zina Dan Sarananya


إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ...

فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Sidang jum’at yang berbahagia,
Salah satu kaidah yang sangat agung dalam syari’at yang mulia ini, bahwasannya Allah subhanahu wata’ala dan RasulNya tidak memerintahkan suatu perbuatan, kecuali di dalam perintah itu terdapat maslahat yang besar. Begitu juga tidak melarang suatu perbuatan, kecuali di dalam perbuatan itu terdapat banyak mudharat.
Satu di antaranya, yaitu Allah telah mengharamkan perbuatan zina. Karena dalam perbuatan zina ini terdapat banyak mudharat serta kerusakan. Allah berfirman,
وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً
“Dan Janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’/ 17: 32)

Di dalam ayat ini, Allah Subhanahu wata’ala melarang manusia untuk mendekati perbuatan zina dan semua perantara yang bisa menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan tersebut. Demikian ini, karena zina merupakan perbuatan kotor dan sangat jelek pengaruhnya bagi kehidupan masyarakat. Allah Subhanahu wata’ala menyebutnya dengan kata fakhishah . Yang berarti, perbuatan yang sangat keji. Perbuatan zina bertentangan dengan akal sehat. Zina merupakan jalan yang membawa kepada kehancuran dan kenistaan, merusak masyarakat, menimbulkan penyakit berbahaya. Bercampurnya nasab, dan juga menyebabkan permusuhan di antara manusia dan kerusakan lainnya yang sangat berbahaya; sehingga pantas apabila Allah Subhanahu wata’ala memberikan hukuman berat bagi para pelakunya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman,
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِئَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akherat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” (QS. an-Nur: 2)
Ayat ini menunjukkan hukuman yang disyari’atkan Allah bagi seseorang yang berzina dan belum menikah. Adapun jika pelakunya sudah menikah, maka hukumannya lebih berat dari yang pertama, yaitu dirajam, dilempari dengan batu sampai mati. Sebagaimana disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika ada seorang sahabat, yaitu Ma’iz bin Malik berzina, kemudian ia mengakui perbuatannya, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
اذْهَبُوا بِهِ فَارْجُمُوهُ
“Pergilah kalian dan rajamlah dia.” (Muttafaq ‘Alaih)
Perhatikanlah, wahai jama’ah sekalian! Alangkah berat hukuman dunia bagi pelaku zina. Dan sesungguhnya hukuman di akhirat lebih besar, akan tetapi hanya sedikit manusia yang mau berpikir.
Jama’ah Jum’at yang dimuliakan oleh Allah,
Allah Maha Rahman dan Rahim kepada para hamba-Nya. Demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sangat kasih sayang kepada umatnya. Oleh karena itu, Allah dan RasulNya melarang dan mencegah umatnya dari segala perantara yang bisa membawa seseorang kepada kebinasaan tersebut. Di antaranya ialah: [List]
·  Pertama. Allah Ta’ala melarang hamba untuk mengumbar pandangannya dan melihat kepada sesuatu yang haram untuk dilihat, karena akan membangkitkan nafsu seseorang dan menjerumuskannya ke dalam perbuatan keji. Dan sebaliknya, Allah Ta’ala memerintahkan para hambaNya agar menundukkan pandangan matanya. Allah Subhanahu wata’ala , yang artinya, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka,” sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. an-Nur: 30).
Adapun peringatan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam , tersebut dalam sabdnya,
ياَ عَلي لاَ تُتْبعْ النَظْرَةَ النَظْرَةَ فإنما لك الأولى وليست لك الثانية
“Wahai Ali, “Janganlah engkau ikutkan pandangan yang satu dengan yang lainnya, karena sesungguhnya bagimu yang pertama, bukan yang kedua. (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh al-Albani.)
Maksudnya, seseorang tidak berdosa dengan pandangan pertama yang tidak disengaja, dan akan mendapatkan dosa dalam pandangan yang keduanya ketika sengaja melakukannya. Ini menunjukkan, sesuatu yang haram termasuk perantara terjadinya perbuatan zina.
Lantas, kalau pandangan yang seperti ini diharamkan, maka bagaimana dengan orang yang melihat gambar-gambar wanita seronok dalam majalah-majalah, atau bahkan film porno yang akan membangkitkan syahwat? Tentu perbuatan ini lebih diharamkan oleh Allah Ta’ala . Ketahuilah, pandangan merupakan panah beracun dari panah-panah syetan.
·  Kedua. Islam melarang khalwat . Yaitu berduaan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram , sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,
مَا خَلَا رَجُلٌ بامْرَأَة إلا وَثَالثُهُمَا الشَيْطَانُ
“Tidaklah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali setanlah yang ketiganya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ
“Janganlah seorang laki-laki berdua-duan dengan seorang wanita, kecuali dia disertai dengan mahramnya.” (Muttafaq ‘alaih)
lihatlah, wahai jama’ah sekalian! Bagaimanakah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menutup segala pintu yang akan membukakan seseorang kepada perbuatan zina. Akan tetapi, kita lihat banyak orang yang tidak memahami hal ini, sehingga banyak yang biasa berdua-duaan, seperti di kantor-kantor, tempat rekreasi, dan yang lainnya. Atau di kalangan para pemuda biasa dikenal dengan istilah pacaran, dan menjadi kebanggaan. Muncul anggapan keliru, pemuda atau pemudi yang tidak melakukannya dikatakan kuno.
Subhanallah! Tidakkah kita takut dengan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam di atas. Tidakkah kita sadar, bahwa ini merupakan maka syetan yang ingin agar manusia menemaninya di neraka nanti?
·  Ketiga. Islam melarang wanita-wanita memperlihatkan auratnya, karena dapat membangkitkan syahwat. Wanita-wanita yang mempertontonkan auratnya, sesungguhnya ia telah menjerumuskan dirinya dan orang lain kepada kehancuran. Bagaimana tidak?! Karena, seorang wanita yang membuka auratnya, kemudia ia berjalan di hadapan para lelaki, tentu ini akan membangkitkan syahwat para lelaki itu, kemudian dapat menimbulkan keinginan untuk melakukan perbuatan keji.
Kita lihat, siapakah yang lebih banyak diganggu? Apakah wanita muslimah yang berpakaian secara baik dan menutup auratnya, ataukah wanita yang mempertontonkan auratnya berpakaian dengan pakaian ketat yang mensifati bentuk tubuhnya?
Jawabnya, tentulah wanita yang kedua lebih banyak diganggu, dan dialah yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, Allah Ta’ala memerintahkan kepada para wanita muslimah agar mengulurkan jilbabnya, menutup auratnya. Yang karenanya, ia akan lebih suci. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya, “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 33:59)

Akan tetapi, banyak para wanita yang tidak mempedulikan perintah Allah Ta’ala ini, dan lebih senang mengikuti gaya orang-orang kafir, wanita-wanita fajir yang jauh dari petunjuk Allah. Bahkan banyak wanita yang merasa senang dan bangga dengan mempertontankan auratnya. Benarlah yang dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam , pada akhir zaman nanti akan ada wanita-wanita yang berpakain tetapi hakikatnya telanjang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا ، قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلاتٌ مُمِيلاتٌ رُؤُوسُهُنَّ كَأَمْثَالِ أَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ ، لا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلا يَجِدْنَ رِيحَهَا ، وَإِنَّ رِيحَهَا لَتُوجَدُ مِنْ كَذَا وَكَذَ
Dua golongan penduduk neraka yang aku belum melihatnya; orang-orang yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang dia gunakan untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang yang berjalan dengan berlenggak-lenggok. Kepala-kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya. (HR. Muslim)
Artinya, mereka memakai pakaian tipis atau pakaian ketat, dan pakaian yang menimbulkan fitnah bagi orang yang melihatnya. Sehingga, sekalipun mereka berpakaian, tetapi hakikatnya telanjang.

Islam adalah agama yang penuh dengan kemaslahatan. Semua perintahnya pasti bermanfaat, dan semua larangannya pasti mengandung bahaya. Ketika Islam melarang mengumbar aurat, tentu karena banyak bahaya dan berakibat jelek yang ditimbulkannya, di antaranya tersebarnya perbuatan zina.
وَإِن تَصْبِرُواْ وَتَتَّقُواْ لاَ يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً إِنَّ اللّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ
Khutbah yang kedua
إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَلِيُّ الصَّالِحِينَ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا خَاتَمُ الأَنْْْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ., أَمَّابعد,

Jama’ah shalat Jum’at yang dimuliakan Allah,
Zina merupakan salah satu dosa besar dan perbuatan yang sangat keji. Perbuatan ini sangat dimurkai Allah Ta’ala . Oleh karena itu, hendaklah seorang muslim menjaga diri dari dosa tersebut, serta menjauhi segala sarana yang bisa membawa dirinya kepada perbuatan nista itu. Dan bertakwalah kepada Allah, karena dengan takwa, seseorang akan selalu terjaga dan tidak terjerumus ke dalamnya.
Marilah kita berdoa kepada Allah, agar terhindar dari perbuatan yang dimurkai itu, karena sesungguhnya, kita tidak terhindar darinya kecuali dengan pertolongan dari Allah Ta’ala .
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَْيتَنا ، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمة ، إِنّكَ أنتَ الوَّهابُ
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
َاللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ وَالأَبْصَارِ ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين.

Teh sebagai pembersih tradisional

 Kegunaan Teh Sebagai Pembersih Tradisional

1.Membersihkan bau tidak sedap pada karpet
2.Mingilapkan lantai kayu
3.Memoles furnitur
4.Membersihkan cermin dan jendela
5.Menghilangkan noda pada kloset


Menghilangkan bau tidak sedap Pada karpet
1.Taburkan serbuk daun teh pada permukaan karpet
2.Tunggu sekiat 10 menit
3.Bersihkan dengan sapu/sebagainnya
4.Karpetpun bersih dan beraroma segar.

Mengilapkan  Lantai Kayu
1.Siapkan air secukupnya
2.Tambahkan 1-2 sendok teh hitam yang sudah diseduh
3.Gosokkan kain pel pada seluruh lantai hingga mengering
4.Lantai kayu kembali bersih dan mengkilap

Memoles Furnitur kayu
1.Celupkan kain pada air teh
2.Gosokkan kain tersebut pada furnitur kayu hingga mengering
3.Setelah itu gosokkan kembali kain yang kering dan bersih pada furnitur yang sudah dibasuh dengan air teh  tadi
4.Selesai

Membersihkan cermin dan jendela
Gosokkan kantung teh yang masih setengah basah pada permukaan cermin atau kaca
Masukkan air teh ke botol spray, semprotkan pada kaca dan keringkan dengan lap bersih.

Menghilangkan noda pada kloset
1.Gunakan kantung teh bekas untuk membersihkannya
2.Masukkan kantung teh pada lubang kloset
3.diamkan beberapa jam, dan siram atau flush
4.Noda akan terangkat dan lebih mudah dibersihkan dengan sikat.